Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Hampa

Gambar
Dikala hembus angin kencang yang menghempas pepohonan Dikala suara burung yang tak henti bernyanyi Hati yang tak bisa menikmati itu, kini hanya seorang diri Kedipan mata seolah tak kuasa menahan laju air yang hendak menetes Kedua tangan yang dulu tiada henti saling mencengkram erat pun kini mulai terabaikan Hanya rasa rindu dan sesal yang menyelimuti Apa daya jika bunuh diripun tak membuahkan solusi Hati kecil ini hanya berharap kebahagiaanmu nanti (Yuhyi Nurunnas Uni)

Fiktif Belaka

Gambar
aku bukan ratu pada dunia fiktif aku bukan pena yang mampu menulis dia pada kertas kosong, Tapi aku adalah kertas yang tak berharga, yang di remas hingga tak terlihat bentuk kata yang tak terlihat kata yang berbentuk tulisan yang dilempar jauh setelah disobek menjadi kertas yang semakin kecil dan kecil tak pernah terfikirkan aku pernah menulis pada kertas kosong itu menulis kehidupan nyata bukan kehidupan fiktif belaka kehidupan yang benar benar hidup tanpa ada rekayasa semata tetapi setelah kutulis kertas pun menjadi semata tak timbul dari kertas kosong itu Mungkin kertas kosong itu tak mau melihat sebuah pena mengusik kertas kosong itu tapi bukankah kertas kosong itu berfungsi untuk menjadikan pena dan kertas menyatu? Tetapi kenapa tak timbul? Pena pun tersadar bahwa bukan dia yang bagus di kertas putih Pena pun tersadar dia tak berharga pula Cat pun tak sengaja menggoreskan pada kertas kosong itu Kertas kosong itu pun seperti berharga di ...